Archive for the Puisi Category

Sehening Malam

Posted in Puisi on November 20, 2007 by marliskoto

sehening-malam-500x321.jpg

Malam hening..sehening hatiKu
Hening malam..sehening jiwaKu
Kau yang kupuja..nun jauh disana
Kau yang Kusayang..lelap terpapa
Kau yang Kurindu..bisu terpana

Kupalingkan tatapanKu..Kau terlukis
Kulengohkan relunghatiKu..Kau menjelma
Kutatap Bulan…
Angin malam menerpa wajahKu…
Namun wajahMu..semangkin nyata…

Kupandang Bulan..wajahMu terbayang
Kutatap Bintang..senyumMu mengembang
Kurasakan sejuk malam..dekapanMu mencekam
Kudengar Angin..candaMu berkumandang
Kupejam mataKu…
Kau terbaring diperaduanMu…

Posted in Puisi on November 13, 2007 by marliskoto

dangau2-dikaki-marapi-500x300.jpg

HayalanKu
by MarlisKoto@Nov07

Lamaku menunggu
ditepian sungai yang kau janjikan
Lamaku termenung
menghayalkan ada apa tentang kita

Lamaku berhayal
sampai dimanakah kebersamaan kita..
Lamaku bermimpi
apakah ini benar benar terjadi

Kau langkah kan kakimu
mendekati diriku
Kau tampilkan senyum mu
memukau hati ku

Sungai tetap mengalir
dengan alunan sendu
Tapi darahku mengalir
bergelora bagaikan kawah
anak Krakatau di pagi hari…

Kau alunkan nyanyian rindu untukku
bagaikan seruling Gembala ditengah hari
Ku remas jejarimu melampiaskan rasa rinduku
yang tak terbendung lagi dari relung hatiku

Kau pasrah dan berbisik lirih ditelinga ku
Kau serahkan jiwa raga mu padaku
Hati ku bergetar bak halilintar dimalam buta
Hati mu pun menggeletar bagaikan hembusan badai dilepas pantai

Aku tersentak dari lamunan ku
keringat dingin membasahi keningku
kulihat jam bekerku tlah menunjukkan jam 1 disiang bolong
Aku menghayal lagi adakah hari hari bahagia ini di esok hari..???

Sydney13Nov07

Posted in Puisi on November 9, 2007 by marliskoto

Bukittinggi at dusk

Try to visit west sumatera once in your life time

Sepercik Anggur cinta untukmu Print E-mail
Ditulis oleh Efendi Jack   
Wednesday, 17 October 2007
Kalah cakrawala menampakkan kesombongan
Dan sebuah senyum terukir sempurna dari sudut bibirmu
Aku berdiri di titian yang mungkin sudah ribuan kali aku lewati
Hanya untuk menunggumu menolehkan wajahmu padaku

Seperti senja yang telah lalu
Aku berdiri disini dengan sebuah cawan cinta yang usang
Dan mengharap sepercik anggur cinta
Anggur cinta yang kau perah dengan ketulusan
Serta kau bubuhi dengan derasnya airmatamu

Seperti Anggur Cinta untukmu
Akan aku suguhkan dengan kesenjangan jiwaku
Aku tak tahu diri…….. …..
Bisikku berkomat-kamit didepan cawan yang berisi anggur
Bak sang Dukun merapal jampi kala malam wingit
Aku masih disini…… ……… .
Mengucapkan Selamat Ulang tahun sayang…… …..
Untukmu…perempuan yang kini tidur dalam pelukan suamimu

posted by MarlisKoto@Nov’07